Tantangan 30 Hari Cash!!!

Mondar mandir di blog para momies ternyata membawa efek yang luar biasa yah. Tangan gatel pingin dekor-dekor rumah dengan kreasi DIY (do it yourself). Nyobain resep-resep. Yah walaupun hasilnya dijamin tak seindah penampakan di pinterest tapi tetep puas bisa pamer-pamer di blog/socmed….qiqiqi. Nah, salah satu yang membawa efek luar biasa dan kepikiran terus adalah isu financial planning. Banyak banget posting dan thread yang ngomongin masalah finplan ini. Tips-tips dan pengalaman-pengalaman yang tentunya berbasis kebutuhan masing-masing, beda satu dengan lainnya. Dan kemudian berkaca ke diri sendiri yang berakhir dengan mewek….huaaa….aku tidak punya perencanaaaaannnn. *Lap ingus, tatap nanar digit-digit di buku tabungan*

Lihat kanan-kiri. Lingkungan kerja, keluarga, dan teman-teman, rasa-rasanya merencakan keuangan ini penting banget. Suka miris lihat beberapa teman kerja yang kebingungan cari dana pendidikan buat anaknya. Kalau sampai SMA mungkin masih pada kuat, begitu masuk kuliah….duhhh. Mulai pada ketar-ketir. Yang ujung-ujungnya, anaknya tidak kuliah atau kuliah sambil kerja atas permintaan ortunya. Mending kalau anaknya kerja atas keinginan sendiri, tapi kalau disuruh ortunya, gimanaaaa gitu rasanya… Atau harus bolak balik kontrol ke dokter karena sakit. Belum lagi kalau harus mondok atau perawatan dalam jangka waktu yang cukup lama. Dan yang paling saya takutin…..sampai pensiun belum punya rumah!!!! Ngerepotin anak cucu!!! Huaaa…saya tidak mau akhir tragis kek gitu. Capek-capek kerja bertahun-tahun ga bisa menikmati hasilnya. Pinginnya pas pensiun punya properti buat ditempati dan disewakan. Dan yang penting…..masih bisa jalan-jalan kesana kemari. Seneng deh lihat pasangan tua (bulay-bulay tua) yang masih suka travelling.

pic taken from here

pic taken from here

 

Akhirnya kemarin-kemarin saya belajar finplan. Baca-baca thread di momiesdaily (iseng banget deh masuk forum inih…qiqiqi), beli buku Make It Happen-nya Hapsari (karena covernya kuning gonjreng), baca-baca posting di liveolive. Baru sedikit sih yang bisa dipelajari tapi sudah ada gambaran apa yang harus dilakukan. Dari hasil baca-baca, higlightnya adalah tahu tujuannya, tahu kapan akan mencapai tujuan itu, dan dengan cara apa (model investasi) mencapai tujuan itu. Kalau secara umum, ada 4 tujuan dana utama tiap orang/keluarga yang wajib disiapkan, dana pendidikan, dana properti, dana kesehatan, dan dana pensiun. Bisa dibilang itu tujuan dana primer. Ada juga yang menambahkan dana/asuransi jiwa. Saya setuju ini untuk mereka yang sudah berkeluarga. Jangan sampai “pergi”nya suami/istri mengganggu kehidupan ekonomi keluarga yang ditinggalkan. Serem…kalau sampai anak-anak tidak bisa lanjut sekolah karena bapak/ibu sebagai pencari nafkah sudah tidak ada (balik lagi ke pengalaman orang lain).

Karena belum mikirin keluarga, jadi untuk sementara saya buat rencana dana untuk properti dan pensiun. Ada sih rencana-rencana sekunder lainnya. Kebetulan di liveolive ada kalkulator dana pensiun. Iseng-iseng nyoba. Masukin usia saat ini, perkiraan pensiun di usia berapa, pengeluaran saat ini, perkiraan inflasi dan bunga. Akhirnya keluarlah dana buat pensiun yang langsung bikin saya jantungan. ASTAGAAAAA…banyak banget!!!! Dan liveolive merekomendasikan mulai saving saat ini dengan nilai saving per bulan yang juga bikin saya melongo…..isssshhhhhhhhh….gede amat sih. Buat soping-sopinnya manaaaa kalo begini caranya??? Grrrrr…

Hahaha….mikirin dan buat finplan itu ternyata ada enaknya. Ada juga ga enaknya๐Ÿ˜€. Mulai berinvestasi adalah cara paling tepat sih. Tinggal model investasinya yang disesuaikan dengan tujuan tadi. Mau tabungan, deposit, reksadana, LM, properti, atau lainnya. Terserah. Tapi, yang paling sederhana mungkin bisa dilakukan sejak sekarang. Biasanya saya suka bolak-balik tarik ATM dan memperhitungkan pengeluaran/kebutuhan bulanan. Akhirnya tiap akhir bulan suka tersedu sedan….halah. Akhirnya coba ngikutin tips dari liveolive dan bukunya Hapsari. Menantang satu bulan ini untuuuuuukkkk

  • Menabung di awal. Sebenernya ini sudah dilakukan sejak awal. Tapi kadang suka tidak disiplin. Baru saving di tengah bulan atau di akhir bulan. Dan tidak ditarget harus saving sekian-sekian. Sekarang sudah harus ditarget, saving sekian dan buat dana darurat sekian. Mungkin kalau sistem autodebet lebih enak ya. Ke depannya juga mau coba model investasi lainnya karena saving tradisional di tabungan risikonya kecil tapi hasilnya juga kecil. Baca-baca reksadana, oke, secara teori keknya gampang, tapi prakteknya…..pffftttttt…..masih bingunnnngggg
  • Pakai dana cash!!! No ATM!! No debet!! No KTA (eh, emang ga punya…qiqiqi)!!! Jadi satu bulan ini saya perkirakan kebutuhan per bulan. Dibagi dalam beberapa pos, masukin amplop, dan disiplin dengan aturan ini. Saya buat empat pos utama, tranport, kebutuhan harian (makan, komunikasi, bensin, dll), ย leisure (termasuk hobi, soping, jalan-jalan), dan charity. Kalau mau soping-soping ga boleh debet!! Pernah main ke mall, tergoda buat beli ini itu tapi dana di dompet cuman buat nonton doang…hahaha. Terpaksa deh manyun (lagian siapa suruh muterin mall, duduk manis aja di bioskop gitu biar ga tergoda). Nah kalau mau soping online, lihat dana cash mencukupi atau tidak. Kalau cukup, beli, dan dana cash langsung dipindah ke simpanan.
  • HAPSARI!! Ini dari bukunya Make It Happen. Tiap hari nabung walau cuman 5000 atau 10000 atau 20000, sesuka kita. Hamdalah bisa…walau bolong-bolong beberapa hari

Dan hasilnyaaaaaa…..di akhir bulan senyumku merekahhh… Dana cash di amplop masih ada sisa. Dan ada simpanan recehan harian. Yeayyyyyy…. Sebenarnya simpel aja, tapi kadang yang simpel-simpel ini berarti banget. Mudah-mudahan bisa jadi habit yang baik ya. Kebayang tujuan ini dan itu akan tercapai. Sebenernya tercapai tujuan itu bukan dilihat dari besar kecilnya penghasilan tapi bagaimana merencanakan keuangan dengan baik.ย Ih, mau cerita tantangan 30 hari yang cuman seuprit ini aja prolognya panjang banget๐Ÿ˜€

pic taken form here

pic taken form here

4 thoughts on “Tantangan 30 Hari Cash!!!

  1. Dewi

    selamat selamat selamaatt anda berhasil menabung di celengan ayam anda….. prok prok prok prok,,,๐Ÿ˜†
    hahahaha pada suatu bulan di tanggal hampir mendekati gajian masih ada sisa uang yang lumayan (lumayan versiku …๐Ÿ˜† )… dan satu hari sebelum gajian tiba2 raib berubah jadi blanjaan,,haha selamat aku tak pernah berhasiill… prok prok prok

    Reply
  2. Felicity

    Salut, karena Ina sudah sadar pentingnya finnancial planning….saya dulu waktu masih single tiap gajian pasti langsung mikir mau travelling kemana 3 bulan lagi haha… :D…. Alhasil, meski jarang belanja, uang gaji sering habisnya ke jalan2x…. apalagi waktu masih LDR…. berat di ongkos banget…. Maunya sih sok keren, jadi perempuan mandiri dan nggak tergantung orang lain. Kalo nggak dipaksa2x ortu pasti nggak kebeli properti deh sampe sekarang. Sejak merit hubby memaksa saya buat financial planning yang jelas. Untungnya di sini kesehatan gratis, pendidikan juga sampai universitas gratis, pensiun juga otomatis dipotong dari gaji per bulan….jadi rada aman sebenernya….tapi, buat lain2x tetep perlu usaha kayak investasi di properti dll secara pensiun dari pemerintah itu nggak gede2x amat….eh….kok jadi panjang banget komentarnya…hehe๐Ÿ˜€ Good luck ya say….

    Reply
    1. mebigina Post author

      iya bener banget, yang paling penting investasi properti ama pensiun. mo berteduh dimana klo ga punya properti, ga enak kalo numpang terus ato ngontrak๐Ÿ˜€. tapi tiap bulan-bulan liburan, seperti desember ini, berantakan deh finplan-nya. over budget semua…hahaha. makasi ya supportnya :D… good luck juga \(^,^)/

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s