[Postcrossing] Like a Puzzle

Semakin asyik nih berkirim kartu pos. Tiba-tiba jadi begitu addicted. Terutama pas terima kartu pos dong yaaa. Kalau pas kirim masih puyeng-puyeng. Puyeng pilih kartu pos yang cocok buat calon penerima. Puyeng mau nulis apa. Lebih puyeng lagi, ini inggrisnya bener ga seeehh. Saking puyengnya, kemarin sempat nulis syair lagu aja…hahaha. Lagunya Gesang yang Bengawan Solo itu. Eh, ternyata lagu Bengawan Solo ย sudah ditranslate ke berbagai bahasa ya. Baru tahu saya. Kirain cuman ditranslate ke bahasa Jepang aja. Salah satu penyanyi terkenal di Hongkong, Rebecca Pan, pernah menyanyikan lagu ini. Kebetulan kartu pos berisi syair Bengawan Solo saya kirimkan ke Hongkong. Tapi sayang, tidak saya tuliskan nama penyanyi Hongkongnya karena baru tahunya ya pas nulis ini๐Ÿ˜›.

Ngomong-ngomong tentang Hongkong dan wilayah timur jauh lainnya, saya agak ketar-ketir kirim kartu pos ke sana. Kartu pos yang saya kirim ke China sampai sekarang belum sampai-sampai. Padahal sudah lebih 2 bulan. Penulisan alamat yang saya khawatirkan. Secara mereka lebih sering menggunakan tulisan kanji sedangkan saya menuliskan dalam abjad biasa. Dan membayangkan tukang pos di sana adalah penduduk sejati yang cuman kenal kanji thok thil. Sebenarnya anggota PostX-ing juga menuliskan alamat mereka dalam tulisan kanji. Tapi saya kan tidak bisa menuliskan kembaliiiiii…… Hiks hiks… Pernah kesulitan kirim ke wilayah timur jauh ga??

Biarpun agak tidak lancar kirim-kirim ke timur jauh. Beberapa kali saya dapat kiriman dari Hongkong dan China. Seperti kemarin, dapat ย kartu pos cantik dari Hongkong.

Kartu pos cantik dari Alan - Hongkong

Kartu pos cantik dari Alan – Hongkong

2013-04-17 17.22.57

Alan, si pengirim, bilang ini kain tradisional China. Naga birunya mirip naga di kartun Mulan ga sih…hihihihi. Cakep ya. Pakaian tradisional China, juga Korea dan Jepang, warnanya meriah dan berani. Biarpun lagi musim dingin, warnanya tetap cerah-cerah. Beda ya sama pakaian di negara Eropa saat musim dingin, cuman hitam dan abu-abu. Kenapa tuh?

Setelah saya perhatikan, kartu pos Alan ini seperti bagian dari puzzle. Membayangkan ini benaran potongan puzzle dan dikirim Alan ke seluruh dunia. Membayangkan kita yang dapat kartu pos Alan bertanya-tanya, akan jadi gambar utuh seperti apa ya. Terus, kita bertemu, dari seluruh penjuru dunia, buat menyatukan potongan puzzle ini. Terus bercengkrama, ngobrol-ngobrol, melakukan hal kecil tapi bernilai besar. Ahhh…cuman bisa berandai๐Ÿ˜€. Ternyata, menciptakan perdamaian dunia itu sederhana saja ya๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s