Finland’s Cathedral From China

Yeayyy…dapat kirim yang ga disangka-sangka. Rasanya tuh, seneng banget. Tidak tahu kapan datangnya. Isinya apa. Bagaimana bentuknya. Dan, siapa pengirimnya. Nah lho… Semuanya serba misteri. Amazing yah🙂

Barusan dapat kiriman, kartu pos!!! Dari Cina.Eric P Lee mengirimkan kartu pos cantik bergambar sebuah katedral di Finlandia. Gemetar lihat gambar hasil bidikan Eric sendiri. Suasananya tampak magis. Sepertinya diambil saat musim dingin karena pohonnya gundul semua. Meski pun kartu pos yang ia kirimkan tidak menggambarkan satu sudut Cina, saya tetap suka. Karena kartu pos itu bercerita tentang kesukaannya akan fotografi. Ia suka fotografi dan menyebarluaskan hasil karyanya lewat cara konvensional. Melalui pos. Jaman sekarang coba ya. Cukup koneksi internet bisa di-share di banyak tempat tanpa perlu repot-repot.  Luar biasa si Eric ini. Dan ini adalah kartu pos pertama yang saya terima sejak bergabung di Postcrossing. Yippiiiiiieeee…

2013-03-09 12.56.05

 

2013-03-09 13.07.30

Gegara blogwalking di buzzerbeezz yang hobi berkirim kartu pos. Akhirnya saya kena racun juga…hahaha.  Ikutan daftar di Postcrossing. Awalnya sih lihat-lihat postcrossing Indonesia, tapi  karena kurang sreg dengan metode pemilihan alamat. Saya skip dulu. Lebih suka metode pemilihan alamat di Postcrossing karena sifatnya random. Kita tidak tahu siapa yang akan kita kirim, di negara mana, usianya berapa, jenis kelaminnya apa. Random banget. Jadi pihak Postcrossing yang menentukan dengan sistem acak ini. Sebenarnya, bisa kita tidak mengirim kartu pos ke alamat yang diberikan. Tapi sayang ya. Kenapa juga tidak mau kirim-kirim. Patut dipertanyakan tujuan ikutan Postcrossing…hehehe.. Dan mereka juga membatasi jumlah kartu yang bisa dikirim dengan limit tertentu. Seperti saya, baru bergabung dan hanya bisa kirim 5 kartu pos. Saya baru bisa kirim kartu pos lagi setelah salah satu kartu pos diterima dan diregister oleh si penerima. Jumlahnya akan meningkat seiring dengan jumlah kartu pos yang telah kita kirim dan diregister si penerima. Cukup adil ya.

Berkirim kartu pos ini bener-bener membangkitkan kenangan masa lalu. Dulu pernah sahabat penaan. Dari teman-teman sekolah sampai orang ga dikenal hasil baca surat pembaca majalah. Malah sempat punya hobi filateli. Ngumpulin prangko dan amplop edisi khusus. Tapi sekarang sudah tidak lagi. Lebih sering sms, chat, email. Yah..gitu-gitu. Kasihan sama kantor pos yang sempat turun pamornya. Untung ya ada orang yang masih peduli. Dan rasanya asyik mengulangi masa-masa itu. Berburu kartu pos. Beli prangko, yang mana artinya harus ke kantor pos sekalian buat ngirim. Seru banget. Ternyata prangko sekarang gambarnya lucu-lucu. Bisa poto diri lagi…qiqiqiqi. Tapi ga ada yang beli kecuali para filatelis. Bapak yang nungguin rak filatelis sampe bosen kali ya. Pas saya datangi langsung bilang, “ayo mba beli”…qiqiqi.

Yang lucu, pas bongkar laci meja belajar. Qiqiqi…meja belajar boooww… Masih nyimpen kartu pos jaman dulu, punya saya ama punya kakak. Masih mulus-mulus. Agak kekuningan sih, udah lama banget. Siap-siap dikirim yaaa😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s