Don’t Take My Picture!!!

Bagi sebagian besar traveler asing, Indonesia dan negara berkembang lainnya sangat eksotis. Banyak spot yang menarik. Tidak hanya obyek wisatanya tapi juga orangnya. Tukang gerobak makanan, abang becak, bakul jamu, pengamen, pengemis. Profesi jalanan semacam itu benar-benar unik buat mereka. Ga heran kalau banyak yang foto-foto. Untungnya Indonesia tidak seperti beberapa negara lain yang bebas bebas aja foto fotoin profesi jalanan kayak gitu. Tapi di negara lain…wuiiihhh bisa dipalakin abis motret. Saya belum pernah ngalamin…hehehe.. Tapi dari baca baca travel journeynya Trinity, ya seperti itu. Silahkan poto poto tapi habis itu bayar saya. Banyak turis yang belum paham, jadi sering kejebak. Dan buat penduduk lokal itu bisa jadi penghasilan tambahan. Malah lebih menggiurkan๐Ÿ™‚
Alhamdulillah di Indonesia ga ada ya. Penduduknya masih ramah dan sopan sama turis. Walau dipoto-poto tetep cuek. Eh…jadi membayangkan apa ya perasaan sodara sodara kita itu ketika dipoto-poto tanpa persetujuan. Mungkin risi, mungkin ga suka. Tapi ga berani ngomong. Kecuali yang satu ini.
Pas lagi jalan di Braga. Di perempatan ada spot yang menarik buat dijepret jepret. Langsung, otomatis, saya dan temen angkat kamera siap bidik. Sampai…ada yang ngomong keras “Jangan poto saya!!! Jangan poto saya!!” Sambil nutupin muka. Langsung deg..berhenti ga jadi moto. Dari jauh sudah lihat mereka sih. Perempuan paruh baya dan dua anak kecil duduk lesehan di lampu merah. Pengemis. Sungguh tidak ada niatan buat poto mereka. Dan saya bukan tipikal yang suka poto orang secara diam diam. Apalagi kamera saya cuman pocket bukan dslr yang bisa candid camera sana sini. Kaget pasti. Dan ga jadi lanjutin poto-poto. Si ibu ga suka dipoto. Mungkin ngerasa posenya kurang ok kali ya…hehehe… Serius dooonnngg… Mmm…mungkin ia tidak suka karena menyangkut harga diri. Mungkin malu. Lebih mungkin tidak suka dieksploitasi kemiskinannya. Saya sendiri juga..mmm…gimana gitu rasanya kalau potoin mereka. Terus diupload di blog. Atau sekedar disimpan di file. Buat apa coba. Rasa rasanya tidak sopan dan ga pantas.
Kecuali mereka yang emang hobi dan senang dipoto ya. Meski ga kenal. Begitu lihat atau ngerasa ada yang moto, langsung pose pose๐Ÿ™‚. Kayak poto ini nih. Baru sadar pas lagi edit. Niatnya poto bangunan di seberang jalan yang lumayan ramai. Ada penampakan makhluk narsis. Kelihatan banget kalau si abang sadar kamera dan on pose…hahaha… Kalau yang dibonceng langsung ngumpet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s