When Tea & Coffee Talk About Us :)

Teh atau kopi?

Kalau saya sih suka dua-duanya. Teh tidak pernah absen setiap hari. Kopi hampir selalu ada di meja kerja.

Pagi-pagi minum teh hangat. Sampai kantor ngopi. Kadang kalau makan siang di luar pesen minum teh lagi atau variasinya. Malamnya ngeteh lagi. Doyan apa candu ya…hehehe…

Kata orang, seperti kasepuhan saja. Seperti orang tua. Buat saya, secangkir teh hangat di pagi hari adalah ritual yang tidak boleh ditinggal. Ritual menyambut hari๐Ÿ™‚. Teh hangat di pagi hari bikin semangat tapi tidak sampai meledak-ledak. Cukup warming up saja. Menghangatkan pikiran. Menghangatkan langkah. Seperti membisikkan, ย untuk apa hari ini akan dilalui.
Lalu kopi?? Yup…this is for boosting ur day. Sedikit hentakan kafein bisa membarakan semangat yang tadinya hangat. Tetapi pagi minumnya. Siang dikit…hanya bikin saya jadi emosional. Kafein bikin jantung semakin berdetak cepat setelah menghadapi ini itu. Kalau sudah begitu. Jalan meredakannya adalah secangkir teh panas di malam hari. Meredakan. Memberi efek tenang. It makes u sleep well.

pic ngambil di w3.funnycoffee.com ditambahin bubble๐Ÿ™‚

Saya suka teh tubruk. Bukan celup. Campuran daun teh di cangkir, air panas, dan sedikit gula..sedikit saja. Kopi juga begitu. Walau banyak kopi instan tanpa ampas. Saya lebih suka kopi hitam atau kopi instan tapi yang masih menyisakan ampas. Sensasi keduanya sama. Ada rasa pahit getir di sela-sela rasa manis. Dan rasa asam yang tertinggal di pangkal lidah.

Seperti hidup…ada rasa pahit dan getir saat ditinggalkan, dilupakan, dikhianati, dijatuhkan, dicampakkan. Tapi juga ada rasa manis saat senyum menyapa, tawa menghampiri, kecupan sayang membelai. Dan kadang meninggalkan rasa asam saat lupa bersyukur, lengah, acuh. Bitter and sweet…it blends our life.

Teh dan kopi tubruk juga sama. Harus hati-hati minumnya. Salah-salah kita hanya memasukkan ampas ke mulut dan lambung. Bertambah-tambah pahitnya. Bikin ga enak. Bikin masalah saja. Tapi terlalu hati hati juga jadi ga bisa menikmatinya. Hanya menimbulkan cemas, ragu, khawatir, takut, dan akhirnya membiarkan. Tak akan selesai. Dan tak akan bisa merasakan nikmatnya rencana Tuhan.

Ketika menikmati teh tubruk…sangat jelas yang kita lihat. Daun teh berwarna lebih gelap dibandingkan airnya. Apapun jenis tehnya. Apalagi daunnya mengambang dipermukaan. Semakin jelas dan terang mana yang harus dinikmati mana yang harus ditinggalkan.
Tetapi ketika masalah semakin gelap dan tak jelas seperti kopi hitam. Jangan sekali-kali mengaduknya lantas meminumnya. Benar-benar cari masalah. Tunggulah beberapa saat. Sampai ampas mengendap di dasar gelas. Meskipun kita tidak bisa melihat ampas di dasar gelas. Kita bisa rasakan saat yang tepat untuk menyesap nikmatnya kopi. Hingga tandas. Hingga dapat terlihat ampas. Hingga syukur yang bisa terucap.
Ini hanya tentang teh dan kopi. Bukan tentang yang lain.

enjoy ur life :)…ngambil di w3.tekla88.com

Enjoy ur tea and coffee ;)… good night๐Ÿ™‚

9 thoughts on “When Tea & Coffee Talk About Us :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s