Ceritanya mau pamer kreasi perdana…๐Ÿ˜€

Duluuuu…pernah belajar merajut sama ibu, karena tidak pernah sukses mengeluarkan kembali si benang dari simpul simpul, putus asa dong. Dan mendedikasikan diri bahwa merajut tidak cocok buat tangan buruh seperti saya…hehehe… Setiap lihat ibu merajut, tidak kepinginan lagi buat belajar. Lihat sya merajut dan pamer pamer karya juga ga kepinginan tuh. Trus kenapa jadi suka dan bisa merajut?? Sungguh, itu adalah keajaiban yang Tuhan berikan buat saiyah…*lebay mode on*

Awalnya, lihat-lihat tas rajutan Dowa, Kabooki, dan crochet bag buatan orang luar. Kok cakep cakep ya. Tapi kok ya mahal yaaaaaa…. *sambil lirik ruang keuangan, THRnya jadi kannn?? qiqiqi* Sebenarnya harga wajar. Buatan tangan tuh memang mahal, walau sebenarnya bahan-bahannya tidak mahal. Tapi karena dibuat dengan tangan, butuh waktu, ketekunan, ketelitian, imajinasi, ย dan inovasi si pembuat. Jatuhnya jadi mahal. Nontangible items ini yang bikin produk handmade jadi mahal. ย  Apalagi buatnya juga terbatas, tidak massal seperti buatan pabrik. Makanya kadang suka sebel sama orang yang tidak bisa menghargai produk handmade. Yang kemahalan lah, yang inilah, yang itulah. Nah, berhubung saya maunya banyak tapi uangnya ga banyak, cuman bisa memuaskan mata aja sambil berdecak decak…bagusnyaaaa…. Apalagi lihat ada yang pake, tambah ngiler….hehehehe… Itu latar belakang pertama๐Ÿ™‚.

Latar belakang kedua… Berhubungan sangat pinginnya punya tas rajut, nodong sya buatin crochet bag dong ya.Special request ukuran 30X40 cm!!! ย Kata sya, tahun 2025 lewat baru bisa….idiiiii….kelamaaan… Lagian yang request juga ga kira-kira….qiqiqiqi…

Masuk ke latar belakang ketiga. Weh, udah kayak buat background research aja…qiqiqi. Si nyonyah rumah kan waktu luangnya banyak. Sayang banget waktu luang kebuang buat nonton tipi. ย Apalagi udah usia sepuh, takutnya mempercepat kepikunan. Katanya sih, biar ga pikun sering sering isi TTS. Tapi kok sayang banget, ga ada hasilnya. Tercetuslah ide brilian ini…*wink wink wink… :D*.

Kombinasi dari ketiga latar belakang itu, saya pamerin karya-karyanya sya, kasih lihat tas-tas ย Dowa, dan menawarkannnnn…..”mau ga in beliin benang buat dirajut, biar ada kegiatan gitu. biar ga kesepian n ga cepet pikun” yang kalimat sebenernya adalahhh “tolong buatin tas rajut yaaa…ukuran 30x40cm*…qiqiqiqi…sungguh anak yg suka jailin orang tua. Alhamdulillah si nyonyah rumah mau dan bersemangat sekalihhh. Saya beliin dong benangnya. Saya beli dua jenis, nylon ama katun. Sambil lihat ibu ngerajut, kok gatel ya pingin ikutan. Coba-coba pakai benang katun, bisaaaa….yeeeeeyyyy…. Coba pakai benang nylon, ga bisaaaa….qiqiqi… Kesimpulannya, saya memang tidak berjodoh dengan benang nylon. Karakter benangnya beda ya. Yang katun lebih lentur, ga kaku, jatuhnya di jari nyaman. Jadinya ga cepat capek. Cuman benang katun mudah berbulu dan cepat kotor. Tidak cocok untuk tas ukuran besar. Sebenarnya ada jenis polyester yang mirip mirip nylon. Tapi belum sempat beli buat coba coba.
Demikianlah latar belakangnya…hehee…Langsung jatuh cinta deh. Iseng-iseng buat bunga…bisa!!! Naik level buat tas kecil….bisaaa!!! Senangnyaaaa๐Ÿ™‚. Tapi tekniknya baru dikiiit yang dikuasai. Lihat buku rajutan malah bingung sendiri. Here are my creations….mayan yaaaa…๐Ÿ˜€

 

 

 

 

 

2 thoughts on “1st Crochet Bag :)

  1. rans

    weiiii…wah jadi pada rajuters yak, hasil saya yang berhasil dan cantik cuma satu..ada ama sya sekarang

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s