Sapilicious Clay

(belakangan ini saya kembali ke hobi lama….kriya)

sapilicious clay figurine

Saya mulai gandrung bermain dengan clay. Membentuk tepung clay menjadi rupa-rupa bentuk figurine dan aplikasinya. Entah hiasan pensil, kalung, pin, pajangan, atau (yang lebih sering) tempelan kulkas.

Baru tahap belajar sih, karena menggunakan tepung clay olahan bukan clay original. Tepung clay original masih mahal, 100 gram aja harganya belasan ribu. Tapi kualitasnya memang bagus, mudah dibentuk, hasil pewarnaan baik, tahan lama, dan ringan. Beda dengan tepung clay olahan. Sampai saat ini saya masih belajar mencari teknik pengolahan dan campuran yang tepat.  Kalau kelembekan tidak bisa dibentuk atau lama keringnya, kalau terlalu keras cepat retak .

Jenis tepung yang saya gunakan adalah campuran tapioka, maizena, tepung beras, dan sedikit natrium benzoate untuk pengawet. Tanpa pengawet, clay jadi cepat jamuran. Pewarnanya saya pakai cat minyak. Sedangkan lemnya pakai lem putih PVC.

Dulu pernah pakai campuran tepung terigu, tapi hasilnya ga bagus. Kalau diwarnai, hasilnya jadi buram, kurang kinclong. Satu bentuk figurine yang baru saya buat adalah sapi dan gembala. Idenya tiba-tiba. Awalnya pingin buat figurine dokter pesana temen, tapi imajinasinya mentok. Malah yang keluar si sapi. Jadilah figurin sapilicious. Aplikasinya untuk tempelan kulkas. Tertarik?? Hehehehe….😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s