Cara Belajar Kita Ga Berubah Ya

Barusan saya dari kampus. Berhubung yang dicari belum datang, saya nongkrong dulu di selasar lantai 2. Wah, ternyata lagi mid semester ya. Kemana mata memandang pada sibuk dengan kopian-kopian. Merapal. Mulut menyang menyong. Geli lihatnya. Seperti mbah dukun baca mantra..qiqi..

Tiba-tiba, 4 mahasiswi duduk dekat saya. Anyway, saya suka lihat mahasiswi kampus ini. Pakaiannya full color, rupa-rupa mode, dan cuek. Jaman kuliah dulu, bajunya sewarna, putih biru. Jadi seneng aja lihat mereka. Fyi, mahasiswinya lebih fashionable dibanding mahasiswi gajah mada…๐Ÿ˜€

Saya geli dengar percakapan mereka.

Ga ada yang masuk!

Jangan dibahas dong, males gue.

Gila, gue dah ga tidur. Minum kopi 2 gelas, teteup g ada yg masuk.

(ouch..sepertinya kopi bisa merubah soal ya?? baru tahu)

Ternyata pola belajar kita di akademik tidak berubah ya. Dari SD, SMP, SMU, sampai PT. Menghapal, menghapal, dan menghapal. Tambah lagi menghapalnya saat injury time. Bener-bener SKS.

Saya pernah mengalami masa-masa menghapal. Menyiksa. Ga efektif. Mudah lupa. Bayangkan, kita jadi mudah sewot sama orang lain karena berisik dan merusak semua hapalan. Satu pelajaran yg benar-benar menyiksa saya adalah sejarah jaman saya SMP karena harus dihapal. Ampun dah. Tiap kata sampai titik koma persis sama dengan text book. So, jangan ditanya gimana materi sejarah SMP. Pasti lupa.

Cara belajar mulai berubah ketika di SMU 1 Jambi. Guru-gurunya mengajarkan cara belajar yg efektif. Contohnya sejarah, saya lupa nama si ibu….hehe. Beliau meminta kami meresume sendiri, menuliskan dengan kata-kata sendiri. Dan membuatnya dalam bentuk semenarik mungkin. Dasar saya hobi gambar, buku sejarah saya gambar. Sampai-sampai si Obelix pun masuk. Tapi begitu saya pindah sekolah, gurunya kembali ke metode konvensional.

Metode belajar yg mengasyikan dan cukup efektif bagi saya adalah belajar ala saya. Saya sudah meninggalkan metode menghapal. Saya lebih suka baca, baca, baca lagi, baca, dan baca. Dengan sendirinya akan terekam. Kalau mau lebih kuat melekat. Saya tuliskan. Ditulis dlm berbagai bentuk.

  • point-point, akan membantu untuk berpikir, menganalisis, dan mengembangkan ide
  • artikel, ditulis dalam tulรฌsan ilmiah dengan stye saya. Adanya blog sangat membantu sekalรฌ.
  • mind map, menuliskan dlm poin-poin yg bercabang

Dan yg terakhir adalah membicarakannya. Entah presentasi, diskusi, atau obrolan ringan. Sejauh ini saya cukup enjoy menjalaninya. Yang penting adalah pengulangan dan kebiasaan agar ilmu melekat. Dan belajar adalah mengumpulkan รฌlmu yang terserak bukan sekedar mencari nilai.

O ya, saya belum punya metode asyik menghapal quran selain dihapal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s